Langsung ke konten utama

Bikin Pusing

 Bikin Pusing 1
Dua orang maling memasuki kamar penyimpanan uang. Seorang di antaranya menghampiri lemari besi lalu menyopot sepatu dan kaos kakinya lantas memutar-mutar tombol kunci kode dengan kaki telanjangnya.
Maling 1: Cepat, putar nomernya lalu buka lemari besinya jangan main-main.
Maling 2: Ssttt, jangan berisik, aku mau bikin pusing polisi biar bingung nanti mencocokkan sidik jarinya.... Bikin Pusing 2
Seorang pria diadili karena memukul seorang perempuan di bis kota. Hakim bertanya apa sebabnya.
Terdakwa: Begini Pak Hakim. Perempuan itu duduk di samping saya di bis. Tak lama kemudian dia membuka tasnya, mengambil kotak bedak, berdandan, lalu menutup kotaknya dan dimasukkan ke tasnya kembali. Tak lama kemudian dia membuka tasnya mengambil kotak bedak, berdandan, lalu menutup kotaknya, memasukkannya kembali ke dalam tas. Dia membuka tasnya lagi, mengeluarkan kotak bedak, berdandan, lalu memasukkan kotak bedaknya ke dalam tas. Ia membuka tasnya lagi, mengeluarkan kotak bedaknya, berdandan, lalu memasukkan kotak bedaknya ke dalam tas....
Hakim: Stop, stop. Anda membikin pusing saya saja.
Terdakwa: Saya juga Pak, itulah sebabnya saya pukul dia!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ikan Bakar Mak Etek Pontianak

Warung ikan bakar Mak Etek (Si Paman kecil) di Pasar Menara, di tengah Kota Pontianak, Kalbar, ini sederhana saja. Tempatnya di tengah los-los pasar seperti yang lain. Tapi ketika kita mendekati warung milik Mak Etek yang nama aslinya Bagindo Alizar (82 tahun) ini, maka indera pertama yang terangsang adalah bau harum ikan bakar yang dijamin menggugah selera makan. Kemudian indra penglihatan segera menangkap kepulan asap tebal dari proses pembakaran ikan yang dikerjakan di samping warung itu. Warung berukuran empat kali sepuluh meter ini dipenuhi delapan meja plastik bundar, dengan masing-masing empat kursi. Hampir setiap saat meja-meja itu dipenuhi pelanggan yang begitu nikmat menyantap ikan bakar, ikan gulai, gulai petai, taoge rebus, daun ubi kayu. Suasana di warung ikan bakar Mak Etek bertambah khas dengan teriakan pelanggan yang meminta tambah nasi atau ikan, serta teriakan pelayan. Begitu riuh, dan berselera di tengah udara panas Pontianak yang berada di garis khatulistiwa, kendat…

Nasi Goreng Madura di Pontianak

Minyak Srimpi

Pada era 50-an tak banyak produk minyak wangi yang beredar di pasaran, terutama yang harganya terjangkau oleh mereka. Oleh karena itu, minyak pengharum badan itu banyak diproduksi perusahaan-perusahaan kecil guna memenuhi kebutuhan pasar akan pengharum. Oleh karena formulanya sederhana dan memakai bahan-bahan atau bibit minyak wangi yang terjangkau, maka dapat dikatakan hampir semua minyak wangi yang beredar waktu itu baunya nyaris seragam.           Satu merk yang popular pada saat itu, dan ternyata masih eksis hingga sekarang adalah minyak wangi cap Srimpi. Minyak ini dikemas dalam botol kaca kecil berukuran 14,5 ml, dengan cap gambar penari srimpi, berlatar belakang warna kuning.           Pada masa itu minyak Srimpi dipakai oleh pria maupun perempuan klas menengah di daerah-daerah. Baunya ringan, segar, minimalis, belum memakai formula yang canggih-canggih seperti halnya minyak wangi jaman sekarang.            Ketika jaman terus melaju, maka produk-produk minyak wangi yang lebih “…