Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2009
Resensi Buku-4
Menguak Sejarah Kota Kupang

Judul : Timor Kupang Dahulu dan Sekarang
Penulis : Andre Z. Soh dan Maria N.D.K. Indrayana
Editor : Nirwanto Ki S. Hendrowinoto dan Harlina Indijati
Penerbit : Kelopak (Kelompok Penggerak Aktivitas Kebudayaan)
Jakarta, 2008
Jumlah halaman : xviii + 229
Ukuran buku : 15,3 cm x 22,5 cm
Kertas : HVS 80 gram

Upaya Andre Z. Soh, dosen kelahiran Waingapu, Sumba, NTT, dan putrinya, Maria N.D.K. Indrayana, guna menulis sejarah kota Kupang patut dipuji. Buku mengenai sejarah kota di Pulau Timor belahan barat ini amat jarang. Padahal Kupang sudah dikenal orang sejak berabad-abad lampau.
Diceritakannya, sejak Abad Ke-VII kekaisaran Cina (Dinasti Fang) telah mengetahui kota ini (Hlm 1), lalu Majapahit menyebut daerah ini pula seperti penuturan Mpu Prapanca di Negarakretagama. Kemudian masu…
Ssst-4

Hiduplah Sederhana

Sutradara Hollywood terkenal, Orson Welles, ketika masih hidup sengsara pernah menunggak hutang beberapa bulan. Kreditornya mengirim surat tagihan, Welles berjanji membayar tunggakannya. Beberapa bulan berlalu, sutradara dan juga aktor terkenal itu belum melunasinya juga.
Kreditor mengiriminya surat lagi yang kira-kira berbunyi: “Bagaimana kami meneruskan usaha kalau hutang kamu yang besar itu tidak kamu lunasi?”
Orson Welles membalas mengirimi telegram yang berbunyi: “Bisa saja. Hiduplah sederhana.”

Senyum dikit-4

Agunan

Seorang pelanggan restoran gelisah karena uangnya kurang untuk pembayar harga makanan dan minuman yang telah dinikmatinya.
Boss restoran : Oh, tak masalah. Paling kami menulis namamu di dinding sana sampai kamu melunasinya, baru dihapus.
Pelanggan : Ah, jangan, jangan lakukan itu!
Boss restoran : Baik. Kalau begitu gantung jas wool-mu di dinding itu buat menutupi tulisan namamu, sampai kamu lunasi utangnya.

Mutiara Hati

Penulis Adji Subela
Bagian Ke-3

Pen…