Langsung ke konten utama

Postingan

Senyum Dikit-5

Cerai Saja Seorang pria kurus dan penuh dengan luka-luka mengajukan gugatan cerai kepada istrinya. Hakim bertanya apa sebabnya. Pria : Istri saya amat berbahaya Pak. Selama 12 tahun menikah kalau bertengkar dia suka melempari saya piring, asbak, gelas, botol dan lain-lain. Hakim : Kenapa baru sekarang minta cerai? Pria : Sebab dia semakin pandai memilih sasaran dan semakin tepat saja Pak.

Seekor Kucing Kurus

Cerpen Oleh Adji Subela “Rakus!!” dengus seekor kucing kurus kecil di meja di depanku, setelah sebelumnya mengeong-ngeong melihat aku lahap memakan sebongkah daging panggang lezat tanpa menoleh ke sana dan ke mari, lalu ia melompat dengan sisa tenaganya sebelum mati kelaparan, dan ternyata yang dilihatnya kemudian cumalah setumpuk tulang licin, dan bahkan bagian rawannya pun telah tandas habis kugilas. Semula ia masih mencoba menggigiti tulang-tulang licin tadi dengan taring-taringnya. Sebuah usaha yang sia-sia dan bodoh, walau pun untuk usahanya itu ia pantas disemati medali kegigihan. “Rakus!!” seringainya dengan bersit kebencian padaku. “Bawel!! Kucing kurus tak berguna!” balasku, tak kalah-kalah pula benciku. “Lihat, bahkan makhluk yang tertinggi derajatnya di dunia ini pun tak menyisakan rejekinya buat si miskin dan si kelaparan seperti kita,” adunya kepada seekor cicak, yang setelah mendengarnya, lantas tertawa terkekeh-kekeh, setengah takut jangan-jangan dirinya kemudian...

Artikel-5

Berwisata Mengunjungi Kembaran Pasar Baroe Jakarta di Kuching, Serawak Oleh Adji Subela Sama seperti Jakarta, kota Kuching, ibukota Serawak, Malaysia Timur, juga memiliki daerah pertokoan yang mirip Pasar Baroe, di Jakarta Pusat itu. Sama seperti di Pasar Baroe tempo doeloe, daerah pertokoan ini dulunya juga didominasi oleh para pedagang asal India yang umumnya beragama Islam, dan sama-sama terhubung oleh sepotong jalan ke daerah yang juga disebut Gambir. Persis sama seperti di Jakarta. Pertokoan sepanjang setengah kilometer ini menjadi daerah perbelanjaan yang ramai dan populer di kota Kuching, terutama pada akhir pekan. Para pedagang asal India datang ke kota Kuching pada kira-kira dua abad lalu, dan berdiam di sebuah wilayah yang kini berada di antara Jalan Barrack serta Jalan Khoo Hun Yeang. Di daerah kecil itulah mereka membuka perniagaan, antara lain toko kain cita, sutra, karpet, minyak wangi, rumah makan, dan lain-lainnya. Semula perdagangan di sana biasa-biasa saja akan tetapi...

Ssst-5

- Mendiang aktor Marlon Brando suka mempermainkan wartawan. Kalau klipping mengenai riwayat hidupnya dikumpulkan, tempat lahirnya tak keruan. Ada Bangkok, Tokyo, Hawaii dan lain-lain. Pemain watak kuat yang menyabet beberapa Oscar itu dan pernah ada yang ditolaknya, suka bercanda, walau tampangnya serius. - Yang jelas, Keanu Reeves justru lahir di Beirut, Lebanon. - Aktor laga Bruce Willis, lahir di Idar-Oberstein, Jerman.
Resensi Buku-4 Menguak Sejarah Kota Kupang Judul : Timor Kupang Dahulu dan Sekarang Penulis : Andre Z. Soh dan Maria N.D.K. Indrayana Editor : Nirwanto Ki S. Hendrowinoto dan Harlina Indijati Penerbit : Kelopak (Kelompok Penggerak Aktivitas Kebudayaan) Jakarta, 2008 Jumlah halaman : xviii + 229 Ukuran buku : 15,3 cm x 22,5 cm Kertas : HVS 80 gram Upaya Andre Z. Soh, dosen kelahiran Waingapu, Sumba, NTT, dan putrinya, Maria N.D.K. Indrayana, guna menulis sejarah kota Kupang patut dipuji. Buku mengenai sejarah kota di Pulau Timor belahan barat ini amat jarang. Padahal Kupang sudah dikenal orang sejak berabad-abad lampau. Diceritakannya, sejak Abad Ke-VII kekaisaran Cina (Dinasti Fang) telah mengetahui kota ini (Hlm 1), lalu Majapahit menyebut daerah ini pula seperti penuturan Mpu Prapanca di Negarakretagama. Kem...
Ssst-4 Hiduplah Sederhana Sutradara Hollywood terkenal, Orson Welles, ketika masih hidup sengsara pernah menunggak hutang beberapa bulan. Kreditornya mengirim surat tagihan, Welles berjanji membayar tunggakannya. Beberapa bulan berlalu, sutradara dan juga aktor terkenal itu belum melunasinya juga. Kreditor mengiriminya surat lagi yang kira-kira berbunyi: “Bagaimana kami meneruskan usaha kalau hutang kamu yang besar itu tidak kamu lunasi?” Orson Welles membalas mengirimi telegram yang berbunyi: “Bisa saja. Hiduplah sederhana.” Senyum dikit-4 Agunan Seorang pelanggan restoran gelisah karena uangnya kurang untuk pembayar harga makanan dan minuman yang telah dinikmatinya. Boss restoran : Oh, tak masalah. Paling kami menulis namamu di dinding sana sampai kamu melunasinya, baru dihapus. Pelanggan : Ah, jangan, jangan lakukan itu! Boss restoran : Baik. Kalau begitu gantung jas wool-mu di dinding itu buat menutupi tulisan namamu, sampai kamu lunasi utangnya. Mutiara Hati Penulis Adji Subela Ba...