Langsung ke konten utama

Postingan

Artikel

Negeri Serba Terbalik Oleh Adji Subela Setujukah bila bendera nasional kita dibalik hingga persis milik Polandia? Atau nama negeri kita ini diubah menjadi Aisenodni, misalnya? Masalahnya, apa yang tidak terbalik di negeri kita ini? Negeri paradoks kita memiliki segalanya yang serba tengkurap. Korupsi jelas diharamkan oleh agama-agama, dilarang oleh undang-undang, tapi nyata-nyata dilaksanakan dengan bangga. Tak ada yang malu disebut sebagai koruptor, dan tampil penuh percaya diri. Seorang perampok menjawab pertanyaan pers dengan enteng, bahwa perbuatan kriminalnya ia lakukan karena terdesak kebutuhan akan Lebaran. Simbol agama ia pakai semau-maunya untuk melegitimasi kejahatannya. Di masa silam – yang lama dulu – orang pasti malu berbuat hal-hal seperti itu, tapi kini terbalik. Di masa lalu – yang belum lama benar – apa yang dikatakan pemimpin sebagai “tidak”, berarti “ya” di dalam praktik. “Harga BBM tidak naik,” kata para pemimpin. Lalu tak lama kemudian harga minyak bumi betul-betul...

Ssst-3

- Aktor sexy Hollywood, Brad Pitt, sebenarnya lulusan fakultas jurnalistik. Ia lebih suka memakai kostum ayam-ayaman di Hollywood dalam awal karirnya ketimbang menjadi wartawan. Ternyata ia melejit sebagai aktor. - Leonardo DiCaprio yang banyak digandrungi cewek itu, mendapatkan nama depannya ketika sang ibu merasakan tendangan pertama kandungannya saat melihat lukisan karya Leonardo Da Vinci.

Cerpen

Pria yang Diselamatkan Oleh Adji Subela Ketika aku berdiri di gundukan tanah ini, lalu menghadap ke arah timur, tampaklah olehku sejalur jalan tikus yang berliku-liku, naik turun, berkelit-kelit di antara gundukan tanah coklat serta semak-semak meranggas. Jalan itu mirip ular tanah yang menggeliat-geliat menghindari panas terik matahari. Panas sekali memang udaranya kala itu. Kemudian ketika aku menoleh ke kanan, tampak olehku sejumlah pompa angguk yang mengisapi minyak dari kandungan bumi. Mereka memompai benda cair itu tak kenal lelahnya siang maupun malam, tak hirau akan hujan angin ataupun terik matahari seperti siang yang gersang ini. Kacamata rayban-ku seolah tak mampu meredam ganasnya sinar surya tersebut, apalagi kerongkonganku pun mulai meronta minta dibasahi sesuatu minuman. Pelan-pelan aku turuni gundukan tadi kemudian kususuri jalan tikus yang mengular tadi, juga pelan-pelan. Bagaimana pun juga hawa hutan belantara masih juga pekat menyodoki hidung. Masih ada aroma segar ya...
Senyum dikit-2 Ancaman berbudaya Suatu kali, para anggota dinas pemadam kebakaran kota Frankenberg, Jerman, jengkel karena penduduk enggan menyumbang dana guna pembeli slang-slang baru. Maka petugas pemadam kebakaran mengeluarkan selebaran. Isinya, mereka akan bikin pementasan konser oleh para anggotanya, guna mendapatkan dana. Hasilnya hebat, dana cepat terkumpul. Warga yang penyuka konser musik berkualitas tinggi itu tahu betul anggota pemadam kebakaran mereka tak pandai main musik dan suaranya jelek-jelek sekali.
Ssst-2 u Aktor ganteng mantan suami Nicole Kidman, Tom Cruise, ternyata berhati lembut dan dermawan. Suatu hari ia menemukan seorang nenek korban tabrak lari di jalan. Tom Cruise membawa nenek itu ke rumah sakit dan membiayai perawatannya hingga sembuh. Patut ditiru. u Masih soal lalulintas. Aktor ganteng dan kocak Woody Harrelson pernah ditahan polisi gara-gara menari-nari di tengah jalan hingga lalulintas macet dibuatnya. Itu terjadi tahun 1983 waktu dia belum populer.
Artikel-2 Capres tak bicara soal pengentasan PSK! Oleh Adji Subela Seorang perempuan pekerja seks komersial (PSK) di Tangerang tewas tenggelam di Sungai Cisadane akibat dirazia Satuan Polisi Pamong Praja baru-baru ini. Yang mengenaskan, para anggota Satpol PP itu dikabarkan tidak menolong, padahal korban tak bisa berenang. Tragedi itu melengkapi nasib hitam PSK, ‘komoditas’ yang tak henti-hentinya dicaci, dijauhi, dinistakan, tapi juga diperlukan. Buktinya mereka tetap eksis dalam keadaan apa pun, menunjukkan permintaan (demand) akan jasanya tetap tinggi. Kelihatannya setelah dibayar persoalan selesai, dan kaum perempuan itu diuber-uber lagi. Siapa bisa menjamin bahwa di antara pria yang mencaci maki, menghina, menistakan, atau mengobrak-abrik praktik PSK itu bukan salah satu pelanggannya? Persoalannya, jasa PSK hanya diperlukan untuk urusan syahwat liar sementara, dan setelah itu mereka tetap najis yang harus dikutuki, demi keyakinan agama, peratur...